ISENGRAPHER


Kalau tidak ditulis mau diapakan lagi ?

Rabu, 09 Mei 2018

MATERI [KISI-KISI] PAT 2018

Berhubung semester ini sudah mau habis dan kalianpun harus bersiap untuk pindah kelas ke level yang lebih tinggi dengan tanggung jawab yang lebih berat lagi, yaitu kelas XII di tahun ajaran baru besok. 

Maka untuk terakhir kalinya di sisa semester kedua ini saya ingin memberikan sedikit kenang-kenangan berupa materi yang akan keluar di Penilaian Akhir Tahun pelajaran 2017-2018 dan sekaligus jadi kisi-kisi untuk PAT nanti.

Baca selengkapnya disini.......

Jumat, 09 Maret 2018

Pengalaman Investasi Saham [1]


Ini mungkin menjadi tulisan pertamaku di blog ini tentang pengalamanku sendiri yang mulai berinvestasi di dunia pasar modal terutama di saham. Sebelum bergabung dengan dunia saham awal tahun 2017 lalu aku pernah terjun di reksadana yang ditawarkan oleh Bukalapak.com yang bernama Bukareksa Pendapatan Tetap. Setelah berbulan-bulan nyicil naruh duit di reksadana dengan hasil yang menurutku sedikit karena setelah beberapa bulan ternyata keuntungan yang aku dapat dari reksadana ini hanya sekitar 10ribu doang, akhirnya aku nyari-nyari lagi kira-kira investasi apa lagi yang bisa aku geluti untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Yah, meskipun bisa dikatakan aku baru seumur jagung di reksadana tapi rasanya aku kurang puas dengan apa yang aku dapatkan, alhasil aku nyari-nyari referensi di internet terutama di youtube tentang investasi yang lebih menguntungkan dari reksadana. Akhirnya ada sebuah video yang menjelaskan tentang “Yuk Nabung Saham” yang menarik perhatianku hingga aku tonton sampe akhir dan aku merasa inilah investasi yang bagus yang cocok untuku. Karena investasi dengan cara nabung saham itu sama saja dengan kita nabung duit di bank, hanya saja yang ditabung bukan uang tapi saham, meskipun kita beli saham ya tetep pakai uang.
Gambar : Ilustrasi Pergerakan Harga Saham
Merasa kurang puas dengan satu video saja yang menjelaskan tentang nabung saham, akhirnya aku nyari-nyari lagi kira-kira ada gak sih video yang menjelaskan lebih detail tentang saham. Aku lupa udah nonton video apa saja, yang pasti video dan artikel yang pelajari menjelaskan bahwa dengan menabung saham keuntungan yang didapat itu lebih besar dari pada hanya sekedar nabung duit di bank. Alhasil aku pun semakin tertarik untuk memulai nabung saham setelah pada bulan Agustus 2017 aku mengikuti Sekolah Pasar Modal yang diadakan oleh Bursa Efek Indonesia perwakilan Semarang yang tentu saja dilaksanakan di kantor pewakilan semarang sana. Aku masih inget banget hari itu adalah hari Sabtu, tanggal 26 Agustus 2017 dan itu adalah kali pertamanya setelah sekian lama aku tidak naik kereta semenjak terakhir naik kereta sekitar tahun 2009 waktu pulang dari Jakarta setelah penerbangan dari Padang sepulang dari kegiatan Imatepsi disana.

Setelah mengikuti SPM (Sekolah Pasar Modal) dengan menyetor uang 100ribu untuk membuka rekening saham di RHB Sekuritas yang menurutku masih sangat asing di telingaku. Pada tanggal 23 Oktober 2017 selang satu bulan lebih karena memang untuk membuat rekening saham satu ini lama banget karena menurut broker yang ngurusi pembuatan rekeningku yang membuat rekening saham banyak banget dari seluruh Indonesia. Setelah mendapatkan kejelasan bahwa rekening sahamku sudah jadi dan di dalamnya ada modal awalku yaitu 100ribu yang dulu aku setorkan untuk pembukaan rekening saham ini pada waktu mengikuti SPM di Semarang. Pada tanggal 23 Oktober ini pula lah aku langsung mencoba-coba beli saham pertamaku yaitu saham Sritex dengan kode saham SRIL dengan harga Rp. 384,- sejumlah satu lot (100 lembar saham) yang kalau dikalikan maka total duit yang terpakai dari rekening sahamku adalah Rp. 76.800,-. Ternyata setelah sedikit demi sedikit aku paham tentang saham ternyata harga saham ini kemahalan karena setelah aku beli saham satu ini harganya turun terus dengan artian aku salah beli saham di harga yang mahal.
Bukti Pembelian Saham Pertamaku

Karena aku membeli saham di harga yang mahal maka terpaksa dengan sabar menunggu dan berharap harga saham ini kembali ke level 384 dengan harapan melebihi harga itu sambil belajar lagi tentang pasar modal dari buku yang aku beli di Gramed dan dari artikel serta video yang aku tonton dari internet. Setelah sedikit demi sedikti paham tentang dunia pasar modal saham aku beranikan diri untuk menambah modalku di saham dengan membeli saham yang lain seperti saham perusahaan rokok Sampoerna (HMSP), Bank BRI (BBRI), dan Indofood (INDF) untuk menambah portofolioku di saham.

Ternyata untuk mendapatkan keuntungan di saham kita bener-bener harus sabar dan banyak belajar tentang dunia yang lebih kejam dari dunia nyata ini. Sabar adalah hal yang wajib bagi para investor saham yang ingin mendapatkan profit yang banyak. Aku sendiri sudah mengalami yang sering disebut dengan psikologi insvestor, dimana aku berkali-kali salah beli saham di harga yang mahal karena psikologiku di bidang ini belum terasah dengan sempurnah. Pernah juga aku salah ngejual saham karena aku gak tau tentang teknikal analisis sehingga profit yang aku dapatkan gak maksimal. Pernah juga karena saking sabarnya aku jadi gagal untung besar gara-gara aku gak ngejual sahamku padahal dikemudia hari saham yang aku punyai harganya merosot jauh.

Tapi meskipun aku pernah mengalami salah harga beli saham dan salah harga jual saham, hingga tulisan ini dibaca oleh pembaca aku tidak mengalami kerugian sama sekali dan justru di portofolioku yang sekarang masih terhitung aku untung dari modal yang setiap bulan aku setorkan untuk membeli saham. Iya ini beneran kok, aku gak rugi serupiahpun meskipun portofolioku merah merona. Mungkin sebagian dari pembaca sudah tau kenapa aku gak rugi, dan mungkin sebagian dari pembaca masih penasaran dan belum tau kenapa aku masih untung meskipun sekarang portofolioku merah merona. Untuk hal ini akan saya tulis di tulisan berikutnya yang masih tetap membahas soal investasi di pasar modal terutama di saham.

Satu hal yang ingin aku bagi kepada pembaca, terutama kepada pembaca yang belum mengenal saham dan belum tertarik dengan dunia ini, bahwa aku ingin berbagi pengalamanku di bidang ini meskipun aku bukan seorang expert dan masih terbilang seorang newbie yang masih bau kencur. Tapi, gak ada salahnya kita berbagai, toh aku gak akan dirugikan kalau nantinya pembaca yang ternyata masih belum berinvestasi di saham setelah terjun disini menjadi lebih sukses dari aku dengan keuntungan yang berlipat ganda. So, tunggu tulisanku berikutnya tentang saham yang insya Allah akan aku tulis secepatanya, semoga saja moodku bagus untuk menulis lagi tentang investasi yang insya Allah akan membuat kita semua menjadi kaya rasa dan tidak menyesal terjun dalam bidang ini.

Selasa, 06 Februari 2018

Tugas Akhir [Project] Semester 2 Kelas XI

Seperti yang pernah saya beritahukan pada awal pertemuan semester ke-2 tahun ajaran 2017-2018 ini, bahwa untuk semester ini kita akan memiliki sebuah proyek tugas akhir semester yang harus kelas XI kerjakan sebagai salah satu bahan penilaian hasil belajar selama di semester ke-dua. 


Adapun tugas itu adalah membuat company profile untuk SMA 1 Pekalongan dengan menggunakan perangkat lunak Adobe InDesign yang kita pelajari di semester ini. 

Untuk penugasan ini silahkan baca selengkapnya disini

Selasa, 16 Januari 2018

Kisah Kelam Dibalik Super Hero Wonder Woman

Siapa yang sih gak tau wonder woman si super hero wanita yang begitu melegendaris dan sangat terkenal di seluruh jagad raya ini. Super hero yang selalu jadi pujian buat wanita-wanita tangguh di dunia karena kekuatan super yang dimiliki oleh wanita begitu luar biasa dibandingkan dengan kaum pria yang memang sudah dari sononya diciptakan lebih tangguh dari wanita.

Setiap kali ada seorang wanita, entah itu ibu-ibu yang rela berjuang demi menghidupi keluarganya dengan membanting tulang sebagai tulang punggung, ataukah mbak-mbak kos yang kuat ngangkat galon air minum dan memasangnya di dispenser, mereka sering kita sebut dengan wonder woman. Bukan karena kekuatan super yang tentu saja tidak dimiliki oleh ibu atau mbak kos itu, tapi kekuatan seorang wanita yang begitu luar biasa dan tidak dimiliki oleh seorang pria.

Poster | sumber gambar
Kembali ke wanita super kita yang satu ini, ternyata ada kisah kelam (menurutku) yang pada akhirnya menciptakan sosok wonder woman sebagai salah satu sosok super hero wanita yang paling luar biasa. Kisah kelam seorang pencipta wonder woman dengan kedua pasangan wanitanya yang pada waktu itu dianggap aneh dan menyimpang. Kisah seorang profesor psikologi dari kampus terkenal di Amerika yang menjadi tujuan belajara banyak mahasiswa dari seluruh belahan bumi ini. Kisah seorang pria yang sudah memiliki istri namun akhirnya hidup bertiga dengan wanita lain yang pada awalnya adalah mahasiswanya ketika diperkuliahan.

Dialah profesor Martson yang mempunyai nama pena Charles Moulton sebagai penulis dan pencipta wonder woman. Profesor Martson telah beristri seorag wanita canti yang bernama Elizabeth, namun sayangnya Elizabeth juga jatuh cinta dengan salah satu mahasiwa dari Profesor Martson yang bernama Olive, cinta terlarang antara dua orang wanita. Namun ternyata cinta mereka mendapatkan restu dari profesor Martson dan begitu juga denganya (prof. Martson) ternyata juga jatuh cinta kepada Elizabeth, hingga akhirnya mereka bertiga menjalin cinta diantara mereka secara terang-terangan namun disembunyikan dari publik.

Kisah cinta inilah yang menginspirasi Profesor William Moulton Marston untuk menciptakan karakter Wonder Woman yang fenomenal hingga sekarang. Karakter yang menggambarkan sosok seorang Olive yang cantik dan sosok Elizabeth yang tangguh dalam satu karakter super hero wanita. Pada awal penciptaanyan, komik wonder woman begitu sangat terinspirasi dari kehidupan cinta ketiga pasangan ini, dimana hampir di setiap komik yang terbit selalu ada bumbu-bumbu adegan sex yang digambarkan secara tidak semunyai-sembunyi. Dimana di dalam komik selalu ada adegan seorang wanita yang juga menyukai wanita lain dengan begitu nyata digambarkan melalui film ini. Aku sendiri gak ngeh apakah itu komik asli yang terbit pada tahun pertama wonder woman lahir atau hanya bumbu dari film yang dibuat untuk memperame film tersebut.



Tapi, pada intinya kehidupan percintaan antara ketiga manusia itulah yang menjadikan karakter wonder woman itu ada dan melegenda hingga sekarang. Film yang berjudul “Professor Martson and The Wonder Woman” ini menurutku adalah kategori film untuk 21+ karena di dalamnya ada adegan yang berbau sex, jadi tidak pantas untuk ditonton oleh kalian yang dibawah umur. Film ini juga membuat kita jadi tahu bahwa karakter wonder woman merupakan karakter yang tercipta dari sebuah penelitian psikologi oleh seorang profesor psikologi di univeristas Hardvard Redcliff dan juga sebuah karakter yang tercipta dari kisah kehidupan wanita-wanita yang ada di sekitar sang pencipta wonder woman. 

Film yang punya rating IMDB 7.2 dari total 3.051 pengguna situs penyedia jasa informasi film yang sudah dikenal di kalangan pecinta film sebagai situs rujukan orang banyak untuk menonton film. Film ini tergolong sebagai film drama biografi yang dikemas dengan apik untuk menggambarkan sosok profesor Martson dan kedua pasangan hidupnya yang penuh dengan kontroversi dan kisah cinta antara ketiganya. Menurut data dari situs wikpedia, film yang dibintangani oleh Lukes Evans sebagai sang profesor ini berhasil mendapatkan pendapatan $1.6 juta di Box Office. 



    Minggu, 31 Desember 2017

    Mencintai Rupiah

    Sebagai seorang anak yang tumbuh di tahun 90an, bukan di zaman milenia atau yang dikenal dengan anak “zaman now” aku sudah pasti tau banget kejayaan lagu-lagu anak-anak yang pada masa itu begitu familiar di telinga. Salah satu lagu yang sampai sekarang masih begitu akrab di telingaku adalah lagu Aku Cinta Rupiah yang dinyanyikan oleh Cindy Cenora, salah satu artis cilik pada zaman itu yang begitu imut dan menggemaskan dengan suara khasnya dan tingkahnya yang lucu. Apalagi saat krisis moneter menempa Indonesia, lagu ini jadi semakin booming, dimana Rupiah kala itu semakin melemah terhadap dolar Amerika dan harga-harga semakin melambung tinggi dan segalanya susah untuk didapatkan karena harga bahan pokok begitu melambung tinggi.
    Uang ORI (sumber gambar)
    Belajar dari lagu Aku Cinta Rupiah yang pada waktu itu begitu familiar di telinga anak-anak dibandingkan dengan di telingan anak-anak “zaman now” yang mungkin tidak familiar dibandingkan lagu-lagu cinta yang bertebaran di radio dan televisi. Kita diajarkan untuk mencitai uang negara kita sendiri dan bangga untuk menggunakannya meskipun nilainya masih kalah jauh dibandingkan dengan dolar Amerika. Dari lagu itu kita juga diajarkan untuk selalu menggunakan uang Rupiah untuk membeli keperluan kita sehari hari, karena Rupiah merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah di negara Indonesia tercinta. Itu semua sudah diatur pemerintah dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, bahwa Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI.

    Uang emisi baru 2016 (sumber gambar)
    Mencintai Rupiah artinya kita harus tau bagaimana memanfaatkan dan mengunakan Rupiah yang ada pada kita, tidak boros dan menghambur-hamburkan uang kita adalah salah satu bentuk kecintaan kita terhadap Rupiah. Selain itu kita juga harus tahu sejarah uang Rupiah kita, bagaimana kita bisa mencintai kekasih kita kalau kita gak tau asal usul kekasih kita. Seperti itupun seharusnya kita dalam mencintai Rupiah,  dimana dulu pada masa perjuangan para pahlawan dan pendahulu kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah begitu banyak uang yang beredar di Indonesia. Seperti yang penulis kutip dari situs kemenkeu.go.id, Uang yang beredar di Indonesia mulai dari uang pemerintah Hidia Belanda, uang Jepang serta mata uang De Javasche Bank, belum lagi saat sekutu yang tergabung dalam NICA (Netherlands Indies Civil Adminstration) kembali menyerang Indonesia pada awal kemerdekaan yang juga mengeluarkan uang NICA yang memicu inflasi yang mengakibatkan kekacauan ekonomi di Indonesia.

    Akhirnya pemerintah Indonesia pada tanggal 2 Oktober 1945 mengambil langkah untuk mengurangi pengaruh NICA di Indonesia dengan mengumumkan bahwa  uang NICA tidak berlakudi wilayah Negara Kesatuan Republik Indoneisa. Untuk mengganti uang NICA maka pemerintah Indonesia mengelaurkan Oeang Republik Indonesia (ORI) dengan harapan bisa menekan politik NICA. Tidak hanya itu, uang Jepang dan uang De Javasche Bank juga dinyatakan tidak berlaku lagi di wilayan Indonesia, dan mulai saat itulah Indonesia memiliki mata uang sendiri yang disebut ORI. (sumber : kemenkeu.go.id).

    Sejarah perkembangan uang Rupiah bisa kita saksikan di Museum Bank Indonesia Jakarta, di museum ini kita bisa mengetahui bagaimana perkembangan uang Rupiah yang sekarang kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari.
    Jangan sampai lusuh (sumber gambar)
    Kalau kita bicara mengenai cinta, maka banyak sekali hal yang berhubungan dengan mencintai itu sendiri. Mencintai artinya kita juga harus menjaga dan merawatnya, begitu juga dengan uang Rupiah kita. Kita harus memperlakukan uang Rupiah kita dengan baik, bahkan pemerintah juga sudah mengeluarkan Gerakan Cinta Rupiah melalui Bank Indonesia dimana salah satu cara kita merapat dan menjaga uang Rupiah kita adalah dengan mengeluarkan 5 Jangan, yaitu jangan melipat uang Rupiah kita, jangan mencoret-coret uang Rupiah kita, jangan meremasnya, jangan dibasahi, dan jangan distepler.
    5 Jangan (sumber gambar)
    Insya Allah kalau kita kita tidak melipat uang kita maka uang kita tidak akan gampang sobek dan kita tidak perlu mestapler atau mensolasi uang Rupiah kita. Kalau kita tidak meremas-remas dan membasahi maka uang Rupiah kita juga tidak gampang lusuh dan bentuknya masih tetap terjaga dengan baik. Kita kadang juga menemukan uang Rupiah kita ada coretanya, kadang ada nomer telfon yang tertulis di lembaran uang itu, kadang juga gambar pahlawan yang ada di uang kertas dicoret-coret oleh orang yang tidak bertanggung jawab sehingga merusak keindahan uang kita. Padahal pemerintah sudah mendesign uang kita sedemikian rupa agar tidak mudah sobek, tidak gampang lusuh tapi kadang kita lupa akan hal itu dan justru membuat uang kita semakin lusuh dan rusak. Meskipun masih bisa digunakan, tapi ketika uang Rupiah kita jadi lusuh dan rusak ada beberapa tempat belanja yang tidak mau menerima uang kita dengan alasan sobek ataupun lusuh.

    Simpa uang (sumber gambar)
    Berbeda sekali dengan uang dolar Amerika yang beredar di Indonesia yang begitu sangat dirawat dari kelusuhan atau sobek. Bahkan ada beberapa tempat penukaran uang ataupun bank yang tidak menerima uang dolar tersebut bila terlipat. Seharusnya kita juga memperlakukan uang Rupiah kita seperti itu, jangan biarkan uang negara kita sendiri yang justru semakin lusuh dan sobek dimana-mana. Kesadaran inilah yang ingin dibangun oleh pemerintah melalaui Gerakan Cinta Rupiah, dengan harapan kita sebagai masyarakat Indonesia semakin sadar dan mencintai uang Rupiah kita sendiri, sehingga uang Rupiah kita tidak lusuh dan sobek.

    Oh iya, beberapa tahun lalu (2014) pemerintah juga menggalangkan gerakan non tunai, lalu apa si maksud dari gerakan non tunai itu, bukankan kita harus mencintai Rupiah, kenapa kok malah non tunai.

    Non tunai (sumber gambar
    Well, gerakan non tunai digalangkan oleh pemerintah untuk mengurai keteledoran kita dalam menggunakan uang Rupiah yang kadang secara sengaja ataupun tidak sering tersobek, terremas sehingga lusuh dan rusak. Nah, dengan gerakan non tunai ini pemerintah mempunya harapan untuk mengurangi keteledoran kita terhadap uang Rupiah kita. Di zaman now yang semakin maju ini juga kita banyak sekali melakukan transaksi keuangan non tunai, hitung saja dalam sebulan berapa kali kita menggesekan kartu kredit atau debit kita untuk belanja? Berapa kali kita belanja di online shop untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Saya yakin itu semua kita bayarkan dengan uang non tunai yang langsung kita transfer untuk melunasi pembayaran pembelian kita. Belum lagi sekarang jadi zaman ojek online, dimana kita juga diberikan fasilitas pembayaran non tunai, dan tidak hanya itu, sekarang hampir semua provider telekomunikasipun sudah menyediakan layanan pembayaran non tunai dari smartphone kita. Jadi sebenarnya dengan memanfaatkan gerakan non tunai ini kita juga mengimplementasikan kecintaan kita terhadap Rupiah, karena uang yang sobek dan lulus karena keteledoran kita jadi semakin terkurangi.

    Nabung Saham (sumber gambar)
    Ternyata pemerintah sudah punya banyak cara agar kita semakin cinta dengan Rupiah ya, sekarang giliran kita untuk mengimplemtasikan kecintaan kita terhadap Rupiah.  Mari kita rawat dan jaga Rupiah kita agar tetap bersih dan indah, mari kita cintai Rupiah kita dengan cara menyimpannya dengan benar. Bisa kok kita tabung uang kita di bank, selain itu kita juga menabung uang kita dengan cara membelikan saham seperti salah satu gerakan yang digalakan oleh pemerintah melalui Bursa Efek Indonesia melalui gerakan Menabung Saham. Betewe saya sendiri sudah nabung saham, dan itu merupakan salah satu implementasi kecintaan saya terhadap Rupiah, karena ketika kita beli saham maka uang yang saya gunakan adalah uang Rupiah, bukan uang yang lain. Selain itu kita juga ikut menjaga kestabilan ekonomi bangsa ini loh, karena semakin banyak dari kita yang memiliki saham perusahan-perusahaan besar dibandingkan pihak luar yang memiliki saham di perusahan Indonesia, maka kita tidak perlu takut ketika suatu saat pihak asing menarik dana mereka dari BEI, sehingga itu tidak akan terlalu berpengaruh terhadap perkonomian Indonesia.

    So, sudahkan kamu mencintai Rupiah dengan benar ? aku yakin pasti sudah, karena mencintai dan menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran adalah salah satu jiwa nasionalisme kita terhadap bangsa ini. Kita semua mencintai negera ini, kita juga mencintai Rupiah yang dimiliki oleh negara ini, jadi marilah kita jaga, kita rawat Rupiah kita dengan sepenuh hati agar tidak sobek dan lusuh.