Senin, 14 Mei 2012

Jangan stress saat putus cinta [tips]

Jangan sampai perpisahan Anda dengan mantan kekasih mengakibatkan kesedihan yang berlarut-larut juga stres yang berkepanjangan. Anda harus bangkit dan kembali menjalani hidup. Ini kiatnya.
Menerima
Yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menerima keputusan yang sudah dibuat. Saat memutuskan berpisah, Anda dan mantan kekasih pasti sudah melewati banyak fase dan memiliki beragam pertimbangan. Untuk itu terimalah keadaan ini. [meskipun sangat menyakitkan, tapi kenyataanya Anda harus menerima apa yang terjadi, yaitu perpisahan anda dengan pasangan anda] 
Jaga jarak
Hal ini bukan bertujuan untuk memutuskan tali silaturahmi. Namun setelah putus, sebaiknya Anda dan kekasih menjaga jarak terlebih dahulu. Kondisi emosional Anda dan dia belum stabil. Jangan sampai pertemuan-pertemuan yang tidak perlu justru membuat Anda dan mantan membuat keputusan yang akan disesali nantinya. [jangan sering-sering kedet-deket dengan mantan anda lagi, coba kurangi juga komunikasi untuk sementara, baik itu lewat sms, telpon, bbm, ataupun jejaring sosial, bagaimanapun anda sudah berpisah dengan dirinya, so biarkanlah anda tenang dulu dengan menjaga jarang anda dengen dirinya, jangan sampai perasaan anda mempengaruhi diri anda] 
Berhenti menyalahkan
Kondisi emosional akan terus terganggu jika Anda terus-menerus membahas kesalahan mantan ataupun kesalahan Anda sendiri. Jangan lagi terpaku pada masa lalu. Jika memang ada kesalahan yang Anda perbuat di hubungan yang lalu, jangan lagi menyalahkan diri sendiri. Perbaikilah diri Anda agar sukses menjalankan hubungan di masa mendatang. [iya, anda tidak boleh terus menyalahkan kondisi sekarang ini, bagaimanpun inilah yang terbaik yang harus anda hadapi, kalaupun ada kesalahan diantara kalian berdua, cobalah untuk saling memaafkan satu sama lainnya, jangan mentang-mentang udah putus terus jadi musuhan dan tidak mau berteman lagi] 
Nikmati kesendirian
Jangan terburu-buru memulai hubungan yang baru. Jangan pernah memulai hubungan karena alasan kesepian. Cobalah nikmati kesendirian Anda terlebih dahulu. Inilah saatnya Anda menikmati waktu dengan para sahabat juga keluarga. Terburu-buru memiliki hubungan baru justru memperbesar risiko Anda mengulangi kesalahan yang sama. [patah hati atau putus cinta bukanlah hal yang harus membuat anda jadi down, anda sudah terlalu lama berdua dengan kekasih anda, cobalan sekarang mumpung lagi sendirian, nikmatilah kesendirian itu, sendiri bukan berarti tidak dicintai, karena masih banyak orang di luar sana yang menyayangi diri anda, ada keluarga, sahabat, rekan dan masih banyak lagi, dan anda pantas mendapatkan kasih sayang itu] 
Jangan balas dendam
Balas dendam adalah salah satu tanda bahwa Anda belum rela melepaskan mantan. Lagi pula, tujuan balas dendam hanya akan menyakiti diri Anda sendiri. Berusaha membuat mantan cemburu dan sebagainya hanya akan membuat kesedihan Anda makin berlarut-larut. [jangan balas dendam, itu tidak baik, mentang mentang diputus oleh pasangan anda terus anda dendam dengan dirinya, jangan gitulah, dendam itu tidak baik, anda pun tidak mau kan kalau ada orang lain yang dendam kepada diri anda, so, begitu pula dengan dirinya] 
Menjalankan hobi
Jika sebelumnya waktu Anda habis untuk berduaan dengan pasangan saja, inilah waktunya melakukan hal-hal yang Anda sukai tanpa memikirkan perasaannya. Anda bisa bersepeda, menyelam, atau sekedar menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan untuk melepas stres. [ini mungkin bisa jadi kegiatan positif yang dapat membantu anda untuk melewati hari-hari setelah putus cinta, so lakukanlah hobi-hobi positif anda untuk membantu anda melewati hal-hal menyakitkan ini]
Bersyukur
Ini mungkin terdengar aneh, tapi yakinlah bahwa perpisahan mungkin jalan terbaik bagi Anda dan mantan untuk saat ini. Seperti yang telah ditulis pada poin pertama, keputusan berpisah bukanlah keputusan terburu-buru, melainkan sudah dipikirkan baik-baik. Mungkin saja perpisahan ini adalah jalan untuk mendapatkan seseorang yang lebih baik. [Tuhan punya rencana yang pastinya tidak anda ketahui, so bersyukur saja misal ternyata anda harus berpisah dari pasangan anda, berpisah atau putus cinta bukan berarti anda tidak beruntung dalam percintaan anda, pasti Tuhan telah menyiapkan cinta lain yang lebih cantik/ganteng, lebih setia, lebih pinter  dan lebih-lebih yang lainnya]
Bagaimanapun, perpisahan jangan dijadikan alasan untuk menarik diri dari kehidupan sosial. Perpisahan juga bukan alasan untuk “mengobral” diri kepada siapa pun yang Anda anggap menarik. Percayalah, segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. 
Jika Anda merasa perpisahan kali ini sangat menyakitkan, yakinlah, waktu yang akan menyembuhkan perasaan Anda. Semoga berbahagia![sumber tulisan]
Posting Komentar