Senin, 04 Juni 2012

Tuhan, ternyata proses ini sungguh menyakitkan

Tuhan, ternyat proses ini sungguh menyakitkan sekali
Namun apa daya, aku harus tetap menjalani dan menghadapi semua proses pelapasan ini
Meskipun dulu aku pernah mengalami ini
Ternyat ini lebih menyakitkan dari yang dulu
Dulu aku yang bilang "kalau mencintai seseorang itu jangan terlalu mencintainya, takutnya nanti akan balik sangat membencinya"
Justru kini aku yang termakan omonganku sendiri Tuhan
Satu persatu, proses ini aku jalani
Mulai dari proses yang paling ringan dengan cara yang paling gampang hingga proses yang paling berat yang mungkin sedang aku alami ini
Semuanya begitu sangat menyakitkan Tuhan
Apalagi dimasa ini, 
Dimanasa transisi
Benar kata orang bahwa hidup ini penuh dengan kesedihan lalu berganti dengan kebahagiaan dan begitu seterusnya
Kemaren mungkin aku baru melewati sebuah kebahagiaan dari kelulusan diriku dari universitas
Dan, sekarang aku harus mau tidak mau menghadapi kesedihan, kehancuran hati ini
Tuhan, tapi aku tetap yakin bahwa setelah ini akan ada kebahagiaan yang besar yang telah menantiku di depan
Aku memang tidak tau apakah kebahagiaan itu, 
Tapi, aku yakin, yakin sekali bahwa KAU tidak setega orang dia yang meninggalkanku demi pria lain itu.
Tuhan, aku mohon teteap bimbing aku dalam jalanMU yang lurus hingga aku dapatkan kebahagiaan yang telah ENGKAU janjikan itu.
Tuhan, dalam setiap sujudku aku selalu berserah diri kepadaMU
Bagaimanapun, ENGKAU-lah yang Maha Mengetahui, Maha Menyayangi diriku
Tuhan, meskipun sakit ini aku rasakan dan harus aku hadapi, aku tetap berdoa demi kebahagian dirinya dan orang tuanya yang telah membesarkan dirinya, yang telah mengijinkan aku untuk mengenalnya dimasa itu, jaga dia Tuhan, bahagiakan dia Tuhan,  karena dia adalah cinta yang pernah ada di hatiku meskipun kini harus aku pendam dalam bumiMU
Posting Komentar