Selasa, 16 Januari 2018

Kisah Kelam Dibalik Super Hero Wonder Woman

Siapa yang sih gak tau wonder woman si super hero wanita yang begitu melegendaris dan sangat terkenal di seluruh jagad raya ini. Super hero yang selalu jadi pujian buat wanita-wanita tangguh di dunia karena kekuatan super yang dimiliki oleh wanita begitu luar biasa dibandingkan dengan kaum pria yang memang sudah dari sononya diciptakan lebih tangguh dari wanita.

Setiap kali ada seorang wanita, entah itu ibu-ibu yang rela berjuang demi menghidupi keluarganya dengan membanting tulang sebagai tulang punggung, ataukah mbak-mbak kos yang kuat ngangkat galon air minum dan memasangnya di dispenser, mereka sering kita sebut dengan wonder woman. Bukan karena kekuatan super yang tentu saja tidak dimiliki oleh ibu atau mbak kos itu, tapi kekuatan seorang wanita yang begitu luar biasa dan tidak dimiliki oleh seorang pria.

Poster | sumber gambar
Kembali ke wanita super kita yang satu ini, ternyata ada kisah kelam (menurutku) yang pada akhirnya menciptakan sosok wonder woman sebagai salah satu sosok super hero wanita yang paling luar biasa. Kisah kelam seorang pencipta wonder woman dengan kedua pasangan wanitanya yang pada waktu itu dianggap aneh dan menyimpang. Kisah seorang profesor psikologi dari kampus terkenal di Amerika yang menjadi tujuan belajara banyak mahasiswa dari seluruh belahan bumi ini. Kisah seorang pria yang sudah memiliki istri namun akhirnya hidup bertiga dengan wanita lain yang pada awalnya adalah mahasiswanya ketika diperkuliahan.

Dialah profesor Martson yang mempunyai nama pena Charles Moulton sebagai penulis dan pencipta wonder woman. Profesor Martson telah beristri seorag wanita canti yang bernama Elizabeth, namun sayangnya Elizabeth juga jatuh cinta dengan salah satu mahasiwa dari Profesor Martson yang bernama Olive, cinta terlarang antara dua orang wanita. Namun ternyata cinta mereka mendapatkan restu dari profesor Martson dan begitu juga denganya (prof. Martson) ternyata juga jatuh cinta kepada Elizabeth, hingga akhirnya mereka bertiga menjalin cinta diantara mereka secara terang-terangan namun disembunyikan dari publik.

Kisah cinta inilah yang menginspirasi Profesor William Moulton Marston untuk menciptakan karakter Wonder Woman yang fenomenal hingga sekarang. Karakter yang menggambarkan sosok seorang Olive yang cantik dan sosok Elizabeth yang tangguh dalam satu karakter super hero wanita. Pada awal penciptaanyan, komik wonder woman begitu sangat terinspirasi dari kehidupan cinta ketiga pasangan ini, dimana hampir di setiap komik yang terbit selalu ada bumbu-bumbu adegan sex yang digambarkan secara tidak semunyai-sembunyi. Dimana di dalam komik selalu ada adegan seorang wanita yang juga menyukai wanita lain dengan begitu nyata digambarkan melalui film ini. Aku sendiri gak ngeh apakah itu komik asli yang terbit pada tahun pertama wonder woman lahir atau hanya bumbu dari film yang dibuat untuk memperame film tersebut.



Tapi, pada intinya kehidupan percintaan antara ketiga manusia itulah yang menjadikan karakter wonder woman itu ada dan melegenda hingga sekarang. Film yang berjudul “Professor Martson and The Wonder Woman” ini menurutku adalah kategori film untuk 21+ karena di dalamnya ada adegan yang berbau sex, jadi tidak pantas untuk ditonton oleh kalian yang dibawah umur. Film ini juga membuat kita jadi tahu bahwa karakter wonder woman merupakan karakter yang tercipta dari sebuah penelitian psikologi oleh seorang profesor psikologi di univeristas Hardvard Redcliff dan juga sebuah karakter yang tercipta dari kisah kehidupan wanita-wanita yang ada di sekitar sang pencipta wonder woman. 

Film yang punya rating IMDB 7.2 dari total 3.051 pengguna situs penyedia jasa informasi film yang sudah dikenal di kalangan pecinta film sebagai situs rujukan orang banyak untuk menonton film. Film ini tergolong sebagai film drama biografi yang dikemas dengan apik untuk menggambarkan sosok profesor Martson dan kedua pasangan hidupnya yang penuh dengan kontroversi dan kisah cinta antara ketiganya. Menurut data dari situs wikpedia, film yang dibintangani oleh Lukes Evans sebagai sang profesor ini berhasil mendapatkan pendapatan $1.6 juta di Box Office. 



    Posting Komentar